Tutorial Pengecoran
Mengenal Slump Test: Cara Cek Kualitas Beton di Lapangan
Dipublikasikan: 2024-10-22 08:00:00 +0700 +07
Apa itu Slump Test?
Slump test atau uji slump adalah metode standar untuk mengukur konsistensi (kekentalan) beton segar. Nilai slump menunjukkan seberapa mudah beton dikerjakan (workability).
Peralatan yang Dibutuhkan
- Kerucut Abrams (diameter bawah 20 cm, atas 10 cm, tinggi 30 cm)
- Tongkat pemadat diameter 16 mm
- Pelat dasar datar
- Penggaris/mistar ukur
Prosedur Pengujian
- Basahi kerucut dan pelat dasar
- Isi kerucut dalam 3 lapisan, setiap lapisan dipadatkan 25 tusukan
- Ratakan permukaan atas kerucut
- Angkat kerucut perlahan secara vertikal dalam 5–10 detik
- Ukur penurunan beton dari tinggi kerucut
Interpretasi Hasil Slump
| Nilai Slump | Konsistensi | Penggunaan |
|---|---|---|
| 0–25 mm | Sangat kaku | Precast, beton pracetak |
| 25–75 mm | Kaku | Pondasi, dinding penahan |
| 75–125 mm | Plastis | Kolom, balok, pelat lantai |
| 125–175 mm | Lunak | Beton pump, lokasi jauh |
| >175 mm | Sangat lunak | Self-compacting concrete |
Kapan Harus Menolak Beton?
Tolak beton jika slump berbeda lebih dari ±25 mm dari nilai yang dipesan, atau jika beton menunjukkan tanda-tanda segregasi atau bleeding berlebihan.
Bagikan:
WhatsApp