Langsung ke konten utama
Update Industri

Tren Konstruksi Indonesia 2024: Infrastruktur, Properti, dan Beton Hijau

Dipublikasikan: 2024-10-05 08:00:00 +0700 +07

Industri Konstruksi Indonesia 2024

Sektor konstruksi Indonesia tumbuh sekitar 7,8% pada 2024, didorong oleh proyek infrastruktur pemerintah dan booming properti di kota-kota besar.

1. Proyek IKN dan Dampaknya

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi motor penggerak industri beton nasional. Kebutuhan beton diperkirakan mencapai 3,5 juta m³ untuk fase pertama konstruksi.

2. Hunian Vertikal di Kota Besar

Keterbatasan lahan di Jakarta, Surabaya, dan Medan mendorong pembangunan apartemen dan condotel. Tren ini meningkatkan permintaan beton mutu tinggi K-300 ke atas.

3. Beton Ramah Lingkungan (Green Concrete)

Industri mulai mengadopsi beton yang mengurangi emisi karbon dengan substitusi parsial semen menggunakan fly ash atau slag. Beberapa standar internasional bahkan mewajibkan penggunaannya untuk bangunan hijau bersertifikat.

4. Digitalisasi dan BIM

Building Information Modeling (BIM) semakin diadopsi, memungkinkan perhitungan volume beton yang lebih akurat dan efisien. Ini mengurangi pemborosan material hingga 15%.

5. Prefabrikasi dan Precast

Untuk efisiensi waktu konstruksi, semakin banyak proyek beralih ke elemen precast: balok, kolom, dan dinding panel. Tren ini mengubah cara pemesanan beton dari curah ke unit terstandarisasi.

Bagikan:

WhatsApp
Kalkulator Minta Penawaran